Jumat, 20 Mei 2011
Arti Logo Kabupaten Kendal

Lambang Daerah Kabupaten Kendal berupa daun lambang yang berbentuk menyerupai priuk / kendil wesi, berisikan beberapa lukisan yang masing-masing mempunyai arti/makna.
ISI DAN WARNA LAMBANG
Daun lambang tersebut diatas berisikan lukisan-lukisan berturut-turut dari bawah keatas sebagai berikut :
- Nama daerah dengan tulisan KENDAL memakai huruf latin bentuk leterblok berwarna hitam.
- Diatas nama daerah terbentang pita tetunggul yang pada kedua ujungnya melipat kemuka (membuka) berwarna lemah teles, didalamnya terdapat tulisan NGESTI WIDDHI memakai huruf latin bentuk leterblok berwarna hitam.
- Diatas pita tetunggul membujur laut berwarna biru bergelombang 4 (empat) dan berarus (lima) dengan warna putih.
- Diatas pita tetunggul membujur laut berwarna biru bergelombang 4 (empat) dan berarus (lima) dengan warna putih.
- Diatas berdiri sebuah pohon beringin dengan warna hitam berdaun hijau yang diapit oleh 2 (dua) buah gunung berwarna biru.
- Ditengah-tengah atas pita tetunggul berdiri sebuah bambu runcing yang mempunyai ruas 9 (sembilan) berwarna kuning menjulang keatas menuju kearah bintang.
- Mulai dari lukisan-lukisan tersebut c, d, e dan f dilingkari oleh kubah atau menara masjid berwarna putih.
- Diatas Kubah/Menara masjid memancar sebuah bintang bersudut 5 (lima) dengan warna kuning bersinar emas.
- Mengapit Kubah/Menara masjid disebelah kiri terdapat setangkai padi berisi 17 (tujuh belas) butir berwarna kuning, sedang sebelah kanannya setangkai kapas berbunga 8 (delapan) dengan warna putih dan berdaun hijau.
- Lukisan-lukisan tersebut a sampai dengan i diatas dilingkari dengan suatu pita berpelisir merah putih bersegi 5 (lima) dan pada sebelah bawahnya mempunyai ujung pangkal yang diikat hidup seolah-olah melukiskan angka 8 (delapan).
- Didalam lingkungan pita tersebut sub j diatas, didasari dengan warna separoh kiri hijau dan separoh kanan kuning.
Yang kesemuanya itu merupakan dasar dan tujuan revolusi bangsa Indonesia, guna mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila yang diridhioi oleh Allah SWT.
ARTI / MAKNA LAMBANG
ARTI / MAKNA LAMBANG
- Periuk / Kendil wesi berwarna hitam melambangkan kebesaran seorang Ulama bernama Kyai Ageng Kendil wesi yang tersohor dalam sejarah daerah Kabupaten Kendal.
- NGESTI WIDDHI adalah suatu fatwa mutiara yang melambangkan watak bertaqwa kepada Allah Tuhan Yang Maha Esa, yang tekun beribadah dan beramal.
- Laut mengandung makna bahwa daerah Kabupaten Kendal berbatasan pantai / mangku laut, bergelombang 4 (empat) dan berarus 5 (lima) melambangkan kebesaran jiwa semangat '45 sebagai penegak kebenaran dan keadilan.
- Perahu mengandung makna bahwa daerah Kabupaten Kendal mempunyai sumber kemakmuran dari hasil laut.
- Pohon beringing melambangkan watak pengayoman.
- Dua buah gunung mengandung makna bahwa Kabupaten Kendal mempunyai daerah pegunungan diantaranya perahu dan ungaran yang merupakan perbatasan, penghasil produksi terutama bahan pangan.
- Bambu runcing yang mempunyai ruas 9 (sembilan) melambangkan perjuangan Wali Songo didalam kepahlawanan dan keperwiraannya menyebarkan ajaran agama Islam yang sampai sekarang masih dianut oleh rakyat dalam daerah Kabupaten Kendal.
- Kubah / Menara masjid melambangkan teguhnya kepribadian rakyat daerah Kabupaten Kendal, bahwa didaerah ini yang banyak memiliki ajaran dan kebudayaan yang memberikan andil terbesar dalam hal perkembangan / pertumbuhan ajaran Islam, di jamannya Sunan Zaton, begitu pula perkembangan-perkembangan berikutnya dengan adanya pondok-pondok besar di Kaliwungu, Mangkang, Pegandon dan lain-lain tempat.
- Bintang melambangkan keagungan dan kebesaran Allah Tuhan Yang Maha Esa yang menjadi kepercayaan / keimanan seluruh rakyat.
- Padi dan kapas melambangkan kemakmuran, sedangkan bilangan butir padi 17 (tujuh belas) dan bunga kapas 8 (delapan) mengandung makna tanggal 17 dan bulan 8 yang keramat bagi bangsa Indonesia di tahun 1945.
- Pita berpelisir merah putih bersegi 5 (lima) melambangkan bahwa daerah Kabupaten Kendal adalah di dalam wadah kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila. Sedang ikatan hidup menyerupai angka 8 (delapan) yang memakai ujung pangkal, melambangkan perjuangan yang mengenal batas permulaan dan kesudahan.
MAKSUD WARNA
- Warna yang dipakai di dalam lambang daerah Kabupaten Kendal mempunyai maksud:
- Putih melambangkan kesucian dan kejujuran.
- Merah melambangkan keberanian.
- Kuning (kuning emas) melambangkan keluhuran / keanggunan / kemulyaan / kekayaan.
- Lemah teles melambangkan kesuburan.
- Hijau melambangkan kemakmuran.
- Biru melambangkan kedamaian.
- Hitam melambangkan keteguhan / keabadian.
Yang kesemuanya itu merupakan dasar dan tujuan revolusi bangsa Indonesia, guna mencapai masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila yang diridhioi oleh Allah SWT.
Turnamen Bola Voli SATRIA UTAMA CUP 2011
- Baru-baru ini, (Sabtu-Minggu, 14-15 Mei 2011) Desa Putatgede mengadakan Turnamen Bola Voli Satria Utama Cup I Tahun 2011 yang diikuti oleh 8 (delapan) Tim Bola Voli antara lain : Satria Utama (Putatgede, Ngampel), Bulvo (Bulugede, Patebon), BVD (Nduren Magangan - Ngampel), Wates Voli (Rejosari Kangkung), Silvas (Kendal), Gempur (Brangsong), RSC (Kaliwungu) dan Pervop (Pegandon).
Upacara pembukaan dihadiri oleh Ketua PBVSI Kab. Kendal, Camat Ngampel, Danramil Kec. Pegandon dan perwakilan dari seluruh Tim Bola Voli. Sebagai Inspektur Upacara Pembukaan Turnamen adalah Camat Ngampel (Hasyim Tri Joko, SE, M.Si), beliau mengatakan "Turnamen ini adalah untuk persahabatan dan sebagai ajang penjaringan atlit-atlit bolai voli guna menuju Pra Divisi Bola Voli di Kabupaten Kendal. Disamping itu juga memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kepala Desa Putatgede yang telah membackup adanya Olah Raga Voli dengan di wujudkannya Lapangan Bola Voli yang juga sekaligus menjadi Lapangan Bola Voli terbaik di Kecamatan Ngampel".
Sebagai Komisi Perwasitan dari PBVSI Pengkab Kendal (Kabid : Agus Tutoko, S.Pd, Wa.Kabid : Sukamto, S.Pd. Yang Bertugas : Susilo Sumantri, Solikhin, Sukendro, Suyadi, S.Pd, Abdul Wahab, S.Pd, Ngadiyanto dan Wahyono). Mereka juga sangat kagum dengan terselenggaranya Turnamen ini, semua Tim Bola Voli bertanding dengan sangat Kompetitif. Sesuai kesepakatan dalam Temu Tehnik Tim Pemenang harus memenangkan 3 kali kemenangan. Namun dilapangan berkata lain, Tim Wasit / Dewan Hakim sangat bekerja keras karena semua tim bertanding dengan kompetitif dengan score rata-rata 3-2, hanya Tim dari Satria Utama vs Bulvo yang menghasilkan score 3-0. pada Grand Final terseleksi dua Tim yaitu Silvas (Kendal) dan Wates Voli (Rejosari Kangkung) dengan score 3-2 yang dimenangkan oleh Tim Wates Voli.
Hadiah yang berikan sebesar : Juara I : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 750.000,-, Juara II : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 600.000,-, Juara III : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 400.000,-, Juara IV : Tropi + Uang Pembinaan Rp. 300.000,- dan untuk pembilihan Pemain Terbaik di anugerahkan kepada Romdhon berupa Tropi + Uang Pembinaan Rp. 100.000,-.
Jauh-jauh hari Ketua Panitia Turnamen Muhamad Sahli, S.Pd. menghimbau kepada seluruh Panitia untuk selalu menjaga keamanan, baik dari segi pertandingan maupun dari segi keamanan parkir dan lalu lintas dengan Bantuan Keamanan oleh Polsek Pegandon dan Koramil Pegandon.
Kegiatan Turnamen ini terselenggara atas kerjasama dari pihak sponsor ( UD. Langgeng Jaya, UD. Putatgede Beton, Rajawali Mini Market dan Apotik, Besti Seluler, Meubel Wates, Polindes Putatgede, Isti Salon dan Arrin Video Shooting).
Langganan:
Postingan (Atom)





